Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Tips Sukses Membuat Fruit Cake

Tips Sukses Membuat Fruit Cake
Tips Sukses Membuat Fruit Cake

Anda sering membuat fruit cake (cake buah) dengan hasil buahnya tidak menyebar dan mengendap di bawah?

Bila jawaban anda 'ya', simak tips dibawah ini :
  1. Taburi buah-buahan dengan tepung terigu sampai rata. Atau, rendam buah-buahan ke dalam rhum. Fungsi tepung terigu dan rhum adalah untuk menahan buah agar tidak mengendap ke bawah.
  2. Agar buah dapat menyebar dengan sempurna dalam adonan, gunakan isi buah-buahan minimal 1 : 1 dengan adonan cake.
Mudah bukan?

Selamat mencoba.

Tips Membuat Cake

Tips Membuat Cake
Tips Membuat Cake

Cake dengan tampilan yang cantik, bagus dibuat sebagai hantaran disaat lebaran maupun sebagai suguhan, agar cake yang kita buat tidak hanya cantik tampilannya tapi juga rasanya yang lezat, ikuti beberapa tip berikut:
  1. Pilih tepung yang kadar proteinnya rendah supaya hasilnya lembut
  2. Jangan Cairkan margarin di awal pembuatan cake, cairkan margarin begitu telur sudah mengembang hal ini bertujuan supaya lemak dan cairan dalam margarin tidak keburu terpisah
  3. Mencairkan margarin harus di api kecil dan tidak boleh terlalu lama supaya kadar airnya tidal banyak yang menguap dan membuat cake jadi kering
  4. mengocok telur tidak boleh terlalu lama, yang penting telur sudah mengembang dan sudah tidak ada gelembung
  5. Baking powder hanya dipakai membantu pengembang kue pada jenis cake yang dibuat dengan mentega dikocok, sementara pada jenis sponge cake tidak perlu memakai baking powder kecuali pada songe cake yang bersifat asam
  6. Gunakan loyang ukuran pendek, sehingga memudahkan cake matang dan tidak menjadi kering dan keras
  7. setelah cake matang, letakkan dalam rak kawat supaya panasnya keluar, dan tidak membuat kulit cake mengelupas

Tips Membuat dan Menyimpan Ketupat

Tips Membuat dan Menyimpan Ketupat
Tips Membuat dan Menyimpan Ketupat
Membuat ketupat tidak semata-mata memasukkan beras kedalam bungkus ketupat kemudian direbus, ada langkah-langkah yang harus diikuti. Supaya ketupat sukses hasilnya, ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Pilih beras yang bagus dan pulen supaya ketupat tidak pera
  2. Cuci beras sampai air cuciannya betul-betul jernih
  3. Tiriskan beras sebelum dimasukkan dalam bungkus ketupat
  4. Pilih bungkus ketupat yang daunnya kuning, bukan yang hijau. Daun ketupat yang kuning akan menghasilkan ketupat yang kuning kecokalatan, terang warnanya.sementara kulit yang hijau akan menghasilkan ketupat coklat dan gelap
  5. Tarik anyaman ketupat perlahan-lahan untuk membentulkan anyaman yang kendur.ayaman yang kendur membuat hasil ketupat bergaris-garis coklat
  6. Kerat ujung anyaman ketupat, keratan ini untuk menyelipkan daun yang ujung,dengan begitu ketupat sama sekali tidak ada lubangnya, sehingga air tidak mudah masuk, karena apabila air mudah masuk membuat ketupat menjadi lembek
  7. Masukkan beras kedalam ketupay melalui anyaman terujung, isi beras antara 60-70% bagian ketupat.isi yang terlalu sedikit , membuat ketupat lembek, terlalu banyak isi juga membuat ketupat menjadi keras
  8. Ketupat yang sudah terisi bisa langsung direbus didalam air mendidih, jaga ketupat agar selalu terendam air, tambahkan air bila air sudah menguap dengan air panas
  9. Masak ketupat sampai dengan 5 jam, apabila ketupat direbus kurang dari 5 jam maka ketupak kurang kompak, masih tampak butiran
  10. Ketupat yang sudah matang, harus dikeluarkan dari panci rebusannya. Tiriskan ketupat sampai tiris betul dengan cara mengantungnya atau meletakkan di peniris bambu
  11. Ketupat bisa tahan beberapa hari, tapi apabila ingin ketupat yang panas, ketupat bisa dipanaskan dengan cara dikukus, jangan direbus
  12. Ketupat juga bisa disimpan dalam lemari pendingin sampai satu minggu, menghangatkannya juga dengan cara dikukus
  13. Ketupat yang tidak dimakan dalam waktu dekat juga bisa disimpan didalam freezer, bungkus ketupat dengan kantung plastic atau wadah kedap udara
  14. Ketupat yang disimpan dalam freezer harus dicairkan terlebih dahulu sebelum dipanaskan. Letakkan ketupat dalam lemari pendingin pada malam sebelumnya, setelah itu kettupat bisa dibiarkan sebentar agar suhunya sampai pada suhu ruang, kukus kettupat kira-kira 15 menit.

Tips Membuat Ketupat

Tips Membuat Ketupat
Tips Membuat Ketupat

Lebaran tanpa kehadiran ketupat pasti tidak lengkap rasanya. Bila anda ingin menyiapkan sendiri ketupat untuk hari raya nanti, simak tips-tips dibawah ini untuk membantu anda menghasilkan ketupat dengan kualitas baik dan tahan lama.

Janur :
  • Pilih janur yang lebar dan panjangnya seragam. Keadaan fisik janur masih segar, tidak layu kecoklatan. Jika tidak segera dipakai, bungkus janur dengan serbet basah. Simpan dalam lemari es. Janur yang berwarna kehijauan bisa juga dipakai sebagai variasi anyaman.
  • Janur yang panjang dan lebar akan menghasilkan selongsong ketupat ukuran besar. Sedang janur yang sempit dan pendek akan menghasilkan selongsong ketupat ukuran kecil. Jika terjadi panjang janur tidak cukup untuk membuat anyaman ketupat, maka lebar janur dapat dikurangi.

Beras :
  • Baik beras pulen atau pera dapat digunakan untuk membuat ketupat. Cuci beras hingga benar-benar bersih. Jika tidak bersih, larutan tepung yang terbawa akan menyebabkan ketupat cepat basi.
  • Takaran pengisian untuk beras pulen : 1/2 selongsong ketupat . Untuk beras pera cukup 1/3.
  • Beras harus ditiriskan sebelum dimasukkan. Gunakan tangan unutk mengisi. Tarik salah satu ujung janur, isikan beras dari lubang yang terbuka.

Air :
  • Jumlah air harus cukup saat merebus ketupat. Atur ketupat dalam panci atau dandang. Usahakan jumlah ketupat dan perebus sesuai. Tidak terlalu longgar sehingga ketupat mengapung atau terlalu sempit sehingga ketupat berhimpitan.
  • Ketupat harus benar-benar terendam. Ketika air mulai menyusut, segera tambah dengan air mendidih.
  • Air ledeng di daerah tertentu dapat mengakibatkan ketupat kemerahan. Jika hal itu terjadi, rebus ketupat dengan air mineral.

Alat Perebus :
  • Gunakan dandang atau panci yang terbuat dari aluminium atau stainless steel. Dandang tembaga kurang sesuai untuk membuat ketupat karena akan meninggalkan bekas kehijauan lengket pada ketupat.

Proses Memasak :
  1. Pada saat air perebus mendidih untuk pertama kalinya, beberapa ketupat akan terangkat (mengapung). Hal ini jika dibiarkan, maka ketupat akan matang setengah bagian saja, yang terendam. Karenanya, beri pemberat (mis. cobek tanah). Letakkan cobek tengkurap. Ini akan menahan ketupat tetap terendam seluruhnya.
  2. Dibutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk perebusan ketupat sampai benar-benar matang. Selama itu selalu cek ketinggian air perebus.
  3. Untuk melihat apakah ketupat sudah matang, cukup diambil salah satu lalu toreh salah satu sisinya. Jika tidak ada lagi nasi berbutir, berarti ketupat sudah matang.
  4. Celup sebentar ketupat yang sudah matang dalam air mendidih, agar ketupat tahan lama disimpan.

Tips Daging Cepat Empuk

Memasak daging sapi termasuk susah-susah gampang terutama karena tekstur dari daging sapi itu sendiri yang sulit empuk, nah berikut adalah tips bagaimana agar daging mudah empuk :

Tips Daging Cepat Empuk
Tips Daging Cepat Empuk

  1. Diamkan daging beberapa saat dalam lemari es sebelum diolah, hal ini agar serat yang berkontraksi akibat dipotong bisa lebih lemas
  2. Bungkus dengan daun papaya.
  3. Daun papaya bisa membantu mempermudah daging menjadi empuk karena papaya mengandung enzim papain , enzim ini membantu proses pengempukan daging.
Nah dengan cara diatas akan membantu anda mempersingkat waktu memasak dan menghasilkan daging yang tidak keras.

Tips Membuat Kue Kering

Berikut adalah beberapa tips agar kita berhasil membuat kue kering yang enak dan renyah.

Tips Membuat Kue Kering
Tips Membuat Kue Kering

  1. Kalau menggunakan mentega, kocok mentega dalam keadaan beku, agar lebih mudah potong-potong terlebih dahulu
  2. Pilih tepung yang berprotein rendah agar ku kering renyah
  3. Mengaduk adonan tidak boleh terlalu kuat agar adonan jangan mengaret dan kue jadi keras hasilnya
  4. Ikuti prosedur pembuatan dan pembentukan dengan tepat.
  5. Kue kering yang akan mengembang saat dioven, sebaiknya diolesi kuning telur pada saat kue sengah matang
  6. Kemas kue setelah dingin.

Tips memilih dan mengolah kepiting

Agar kandungan nutrisi dari seafood bercangkang keras dan capit ini tak hilang selagi diolah, ikuti tips berikut :

Tips memilih dan mengolah kepiting
Tips memilih dan mengolah kepiting

Pilih yang segar
  • Pilih yang masih hidup karena lebih enak. Jika matanya bergerak keluar masuk tandanya kepiting masih hidup.
  • Ambil yang kaki-kakinya masih lengkap dan capit yang belum putus.
  • Dalam keadaan terikat, angkat badannya. Jika ringan, berarti dagingnya kurang padat, karenanya pilih yang berat.
  • Jangan pilih yang muda dan tidak banyak berdaging, karena akan sulit mengeluarkan dagingnya.
Balik lalu bersihkan
  • Balikkan kepiting lalu tusuk bagian tengah sampai ujung pantat menggunakan pisau yang tajam dan runcing. Pastikan kepiting sudah mati dan ikatan dapat dilepas.
  • Cuci kepiting di bawah air mengalir, dan sikat dengan sikat gigi untuk membuat kotoran. Jangan lupa, sikat bagian sela-sela jarinya karena biasanya terkena banyak Lumpur.
  • Buang bagian ujung pantat kepiting yang berbentuk segitiga. Dan pisahkan, tempurung kepiting dengan badannya. Potong kepiting menjadi 2 bagian. Cuci kembali, sambil membuang isi perutnya yang tampak kehijauan.
  • Remukkan sedikit bagian capit agar bumbu dapat meresap ke dalam daging dan mudah disantap.
Saatnya memasak

  • Sup : Rebus kepiting dalam air mendidih selama 15 menit dan warnanya berubah menjadi merah. Angkat, tiriskan, dan dinginkan, kuliti dan kumpulkan dagingnya.
  • Rebus : Beri sedikit arang pada air rebusan untuk menghilangkan racun yang mungkin termakan oleh kepiting
  • Goreng : Gunakan minyak goreng yang banyak dengan panas sedang, dan bagi kepiting menjadi 3 bagian (tempurung, badan dibagi menjadi 2)
  • Waktu terlama mengolah kepiting adalah 15-20 menit. Jangan terlalu lama mengolahnya, karena semakin lama dimasak, dagingnya semakin keras.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...